ANALISIS KONSTITUSIONAL PEMISAHAN PEMILU NASIONAL DAN PEMILU DAERAH TERHADAP PUTUSAN MAHKAMAH KONSTITUSI NOMOR 135/PUU-XXII/2024

Main Article Content

Ahmad Adapi
Khamsah
Vifi Agustina
Nur Syahirah
Viona Monika

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis dasar konstitusional dan implikasi demokratis dari pemisahan pemilu nasional dan pemilu daerah sebagaimana dipicu oleh Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 135/PUU-XXII/2024. Pemilu nasional, yang memilih Presiden, Wakil Presiden, DPR, dan DPD, tidak lagi dilaksanakan secara serentak dengan pemilu kepala daerah dan DPRD. Penelitian menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan dan analisis konseptual terhadap argumentasi Mahkamah serta konsep efektivitas demokrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Mahkamah memposisikan pemisahan sebagai sarana memperbaiki efektivitas penyelenggaraan, meningkatkan fokus pemilih, serta mendorong kualitas partisipasi politik. Pemisahan dianggap merespons beban administratif, tingkat kompleksitas surat suara, dan kelelahan pemilih pada model pemilu serentak sebelumnya. Penelitian ini menegaskan pentingnya penataan siklus elektoral, kesiapan kelembagaan, pendidikan pemilih, serta desain regulasi lanjutan yang memastikan bahwa pemisahan tidak hanya prosedural tetapi benar-benar meningkatkan kualitas demokrasi

Article Details

Section
Articles

References

Sumber dari Buku:

Asshiddiqie, Jimly. Konstitusi Dan Konstitusionalisme Indonesia. Jakarta: Sekretariat Jenderal & Kepaniteraan Mahkamah Konstitusi RI, 2010.

———. Konstitusi Dan Konstitusionalisme Indonesia. Jakarta: Sinar Grafika, 2019.

Budiardjo, Miriam. Dasar-Dasar Ilmu Politik. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 2008.

Dr. Johnny Ibrahim, S.H., M.Hum. Teori & Metodologi Penelitian Hukum. Bayu Media, 2013.

Dr. Sarjiyati, S.H., M.H., Anik Tri Haryani, S.H., M.Hum., Bambang Heru Sutrisno, S.Pd., M.Si. Penegakan Hukum Pemilu Perspektif Penguatan Demokrasi. Universitas Merdeka Madiun: Deepublish, 2023.

MD, Mahfud. Perdebatan Hukum Tata Negara Pasca-Amandemen Konstitusi. Jakarta: Rajawali Pers, 2019.

Mahkamah Konstitusi Republik. “Putusan Nomor 14/PUU-XI/2013 Tentang Keserentakan Pemilu.” Jakarta: Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia, 2013.

Isra, Saldi. Pergeseran Fungsi Legislasi: Menguatnya Model Legislasi Parlementer Dalam Sistem Presidensial Indonesia. Jakarta: Rajawali Pers, 2019.

Sumber dari Jurnal

Aisyah, S, and D F Wulandari. “Analysis of the Principle of Utilitarianism in Judicial Decision-Making (Constitutional Court Decision 135/PUU-XXII/2024).” Judge: Jurnal Hukum, 2025. https://www.journal.cattleyadf.org/index.php/Judge/article/view/1780.

“An Inconsistent Corrective Path: The Constitutional Court’s Role….” International Journal of Law, Crime and Justice, 2025. https://international.appihi.or.id/index.php/IJLCJ/article/view/758.

Asriana, Sri, Rosmini, and Ine Ventyrina. “Pemisahan Penyelenggaraan Pemilu Serentak Tingkat Nasional Dan Daerah.” Risalah Hukum 18, no. 1 (2022): 20–33. https://doi.org/10.30872/risalah.v18i1.586.

Booth, John A, and Mitchell A Seligson. The Legitimacy Puzzle in Latin America: Determinants of Regime Support and Support for Democracy in Eight Nations. Cambridge: Cambridge University Press, 2009.

Defretes, Dwi Astrianti. “EFEKTIVITAS PEMILIHAN UMUM SERENTAK TAHUN 2024 Dwi” 8, no. 2 (2024): 49–58.

detikNews. “Mahfud MD: Kalau Hukumnya Bagus Maka Segala Aspek Bagus Juga,” 2023. https://news.detik.com/pemilu/d-6988389/mahfud-md-kalau-hukumnya-bagus-maka-segala-aspek-bagus-juga.

Felicia, Yapin, and Patricia Chindy. “Binamulia Hukum Vol. 8 No. 2, Desember 2019” 8, no. 2 (2019): 155–72.

Lijphart, Arend. Patterns of Democracy: Government Forms and Performance in Thirty-Six Countries. New Haven: Yale University Press, 1999.

Luhukay, Roni Sulistyanto. Refleksi Atas Pemisahan Pemilu Nasional Dan Pemilu Local Roni. Vol. 12, 2020. https://doi.org/10.33087/legalitas.v12i2.205.

Mukhlis, Asni Zahara, Azzahra Al Adawiyah, Della Dwi Syahpira4, Dyva Patricia Siahaan5, Fifia El Zuhra6, Vina Noura7 , Puteriyani Khairunnisa8, Khalisa Aisyah Signora9, Siti Nurhaliza Fardani10, Supangge Tiara11, and 1Sekolah. “SISTEM DEMOKRASI DALAM PEMILIHAN UMUM DI INDONESIA Mukhlis1,” 02, no. 01 (2023): 1–22.

Purnama, T Y, S S Nugroho, and Sarbini. “Elections Integrity: Realizing Ultimate Concern and Electoral Justice.” Journal of Transcendental Law, 2023. https://journals2.ums.ac.id/jtl/article/view/2386.

Rahardjo, Satjipto. Ilmu Hukum: Suatu Pengantar. Bandung: Citra Aditya Bakti, 2000.

Ramadhan, Febriansyah, and Ilham Dwi Rafiqi. “Urgensi Pemisahan Penyelenggaraan Pemilihan Umum Serentak Nasional Dan Lokal” 4 (2021): 233–47. https://doi.org/10.24090/volksgeist.v4i2.5232.

Sholahuddin, Abdul Hakam. HUKUM PEMILU DI INDONESIA. Edited by M.H. Anik Iftitah, S.H. sadapenerbit.com, 2023.

Umum, Komisi Pemilihan. Dinamika Hukum Pemilihan Dan Filosofi Tujuan Hukum. KPU RI, 2025. https://jdih.kpu.go.id/data/data_artikel/Dinamika Hukum Pilkada - Mitigasi Pelanggaran dan Implementasi Penegakan Hukum.pdf.

Sumber dari Peraturan Perundang Undangan

Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Jakarta: Sekretariat Negara Republik Indonesia, 1945.

Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Kepala Daerah (2016).

Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (2017).