SANKSI TERHADAP PERILAKU LGBT DALAM PERSPEKTIF MAQASHID SYARIAH

Main Article Content

CLARA SALSABILA

Abstract

Fenomena Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) menimbulkan perdebatan moral, agama, dan hukum di Indonesia. Penelitian ini bertujuan menganalisis sanksi terhadap perilaku LGBT dari perspektif maqashid syariah, dengan fokus pada pemeliharaan agama, jiwa, dan keturunan. Metode yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan konseptual dan filosofis, melalui kajian sumber hukum Islam, literatur fikih, serta penelitian ilmiah kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sanksi terhadap perilaku LGBT bersifat holistik, mencakup aspek preventif, edukatif, dan pembinaan moral, tidak semata bersifat represif. Ketiadaan regulasi nasional yang mengkriminalisasi perilaku LGBT menimbulkan ambiguitas hukum dan konflik antara nilai moral masyarakat dengan hak asasi individu. Oleh karena itu, pendekatan maqashid syariah menekankan perlunya integrasi antara hukum Islam, norma sosial-adat, dan pendidikan moral untuk membimbing individu dan menjaga keseimbangan sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penanganan fenomena LGBT sebaiknya bersifat preventif dan edukatif, berorientasi pada kemaslahatan individu, keluarga, dan masyarakat secara menyeluruh, sejalan dengan tujuan syariat Islam

Article Details

Section
Articles

References

Sumber Dari Buku:

Abdul Mustaqim. Epistemologi Tafsir Maqashidi. Yogyakarta: LKiS, 2019.

Johnny Ibrahim. Teori dan Metodologi Penelitian Hukum Normatif. Malang: Bayumedia, 2006.

Soerjono Soekanto. Pengantar Penelitian Hukum. Jakarta: UI Press, 2014.

Kementerian Agama RI. Al-Qur’an dan Terjemahannya, QS. ar-Rum: 21; QS. Al-Isra’: 32.

Sumber Dari Jurnal:

Afra Hikmatul Maulida & Gusti Rian Saputra. Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT) dalam Perspektif Maqashid Syariah. Maqasid: Jurnal Studi Hukum Islam, Vol. 13 No. 2 (2024).

Badrus Zaman Al Fikri et al. Criminalization of Lesbian, Gay, Bisexual and Transgender (LGBT) Behavior in Indonesia from the Perspectives of Maqashid Syari’ah and Utilitarianism. International Journal of Business, Law, and Education, Vol. 6 No. 1 (2025): 269–270.

Denti Amaliya. Maqashid Syariah: Konsep dan Implementasinya dalam Hukum Islam Kontemporer. Maliki Interdisciplinary Journal, Vol. 1 No. 1 (2024): 129–135.

Devina et al. Bedah Fenomena LGBT Ditinjau Menurut Pendekatan Socio Legal dan Eksistensinya dalam Hukum Positif di Indonesia. Indonesian Journal of Law and Justice, Vol. 1 No. 3 (2024): 1.

Fatimah Asyari. LGBT dan Hukum Positif Indonesia. LEGALITAS: Jurnal Ilmiah Ilmu Hukum, Vol. 2 No. 2 (2017).

Karlina Sofyarto. Abu-abu Regulasi LGBT di Indonesia. Jurnal Selisik, Vol. 3 No. 2 (2017): 84–94.

Miftahul Huda, Nurwadjah Ahmad & Andewi Suhartini. Konsep Maqashid Syari’ah dan Implikasinya pada Pendidikan Islam. Tarbawi: Jurnal Pendidikan Islam, Vol. 19 No. 1 (2022): 146–159.

Misbahul Munir. Konsep Keluarga dalam Islam Tinjauan Maqashid Syariah. Islamic Family Journal, Vol. 4 No. 2 (2023): 118–138.

Nurhikmah. Maqashid al Shariah: Kerangka Adaptif Hukum Islam untuk Menjawab Tantangan Kontemporer. Journal of Da’wah and Legal Studies, Vol. 2 No. 1 (2023): 45–60.

Ramlan Yusuf Rangkuti. Homoseksual dalam Perspektif Hukum Islam. Jurnal Asy-Syir’ah, Vol. 46 No. 1 (2012): 194.

Rustam Dahar Karnadi & Apollo Harahap. LGBT di Indonesia: Perspektif Hukum Islam, HAM, Psikologi dan Pendekatan Maslahah. Jurnal Al-Ahkam, Vol. 26 No. 2 (2016): 223.

Rina Helmina. Fenomena LGBT dalam Perspektif Tafsir Maqasidi. Jurnal Qudwah, Vol. 3 No. 1 (Juni 2025).

Siska Lis Sulistiani. Hukum Homoseksual Perspektif Maqashid Syari’ah. Al-Istinbath: Jurnal Hukum Islam, Vol. 4 No. 2 (2019): 269–270.

Sumber Dari Peraturan Perundang-undangan:

Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), Pasal 281 dan Pasal 292.

Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, Pasal 411.